Tampilkan postingan dengan label Dasar Nahwu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Nahwu. Tampilkan semua postingan

Bahasa Arab Dasar 17: Dhomir (Kata Ganti Orang)

 
اَلضَّمِيْرُ
(Kata Ganti Orang)
A. Dhomir Munfashil
Dhomir Munfashil adalah dhomir yang penulisannya terpisah dengan kata yang lain.

Pembacaan Tabel
هُوَ Dia (Seorang laki-laki)
هُمَا Mereka (Dua orang laki-laki/perempuan)
هُمْ Mereka (Para lelaki)
أَنْتَ Kamu (Seorang laki-laki)
أنْتُمْ Kalian (Para lelaki)
dst..
Contoh:
هُوَ أُسْتاَذٌ (Dia adalah seorang Ustadz)
أَنَا مسْلِمٌ (Aku adalah seorang muslim)
B. Dhomir Muttashil
Dhomir Muttashil adalah dhomir yang penulisannya bersambung dengan kata yang lain.
Pembacaan Tabel
كِتَابُهُ Bukunya (Buku milik laki-laki itu)
كِتَابُهُنَّ Buku mereka (Buku milik para perempuan itu)
كِتَابُُنَا Buku kami
dst..
C. Dhomir Mustatir
Dhomir Mustatir adalah dhomir yang tidak tertulis dalam kalimat akan tetapi tersembunyi dalam suatu kata.
Akan datang penjelasannya, insyaAllah…
Dengarkan Kajian:
Klik Untuk DownloadDownload
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-17-dhomir-kata-ganti-orang.html
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 120: Tawabi' Lil Majrur Dan Penutup

 
1. اَلنَّعْتُ
Contoh:
هَذِهِ القِصَّةُ ذُكِرَتْ فِي حَدِيْثٍ صَحِيْحٍ (Kisah ini disebutkan di dalam hadits yang shohih)
2. اَلْعَطْفُ
Contoh:
كَتَبْتُ بِالدَّفْتَرِ وَالقَلَمِ (Aku menulis dengan menggunakan buku tulis dan pena)

3. اَلتَّوْكِيْدُ
Contoh:
هَذَا الْكِتَابُ لِمُحَمَّدٍ مُحَمَّدٍ (Buku ini betul-betul milik Muhammad)
4. اَلْبَدَلُ
Contoh:
مَرَرْتُ بِالأُسْتَاذِ مُحَمَّدٍ (Aku berpapasan dengan Ustadz Muhammad)
Penutup:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ
“Barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah ta’ala maka dia akan dipahamkan dalam urusan agamanya.”
Maka Bahasa Arab merupakan kunci dalam memahami agama islam, dan merupakan salah satu tanda baiknya seseorang.
Kami mengharap kepada ikhwah sekalian agar mencari referensi-referensi lain untuk menambah perbendaharaan ilmu bahasa arab, bahkan kalau memungkinankan mencari seorang guru yang membimbing langsung dalam pembelajaran bahasa arab ini lebih lanjut.
Kami memohon ampun kepada Allah ta’ala atas kesalahan-kesalahan yang telah kami lakukan dan kami memohon kepada Allah barakah atas ilmu yang telah kita pelajari.
Klik Untuk DownloadDownload
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-120-tawabi-lil-majrur-dan-penutup.html
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 40: Macam-Macam Lam

 
Macam-macam lam:
1. لاَمُ حَرْفِ الْجَرِّ
Contoh:
هَذَا الْكِتَابُ لِمُؤْمِنٍ (Buku ini milik seorang mu’min)
هَذَا الْكِتَابُ لِمُؤْمِنَيْنِ (Buku ini milik dua orang mu’min)
هَذَا الْكِتَابُ لِمُؤْمِنِيْنَ (Buku ini milik orang-orang mu’min)
2. لاَمُ كَيْ
Contoh:
خُلِقْتَ لِتَعْبُدَ اللهَ (Kamu diciptakan agar kamu menyembah Allah)
خُلِقْتُمَا لِتَعْبُدَا اللهَ (Kalian berdua diciptakan agar kalian berdua menyembah Allah)
خُلِقْتُمْ لِتَعْبُدُوْا اللهَ (Kalian semua diciptakan agar kalian semua menyembah Allah)

3. لاَمُ الْجُحُوْدِ
Contoh:
مَا كَانَ الْمُسْلِمُ لِيَشْرَبَ الْخَمْرَ (Tidaklah seorang muslim itu akan minum khomr)
مَا كَانَ الْمُسْلِمَانِ لِيَتَحَاسَدَا (Tidaklah dua orang muslim itu akan saling mendengki)
مَا كَانَ الْمُسْلِمُوْنَ لِيَتْرُكُوْا الصَّلاَةَ (Tidaklah orang-orang muslim itu akan meninggalkan shalat)
4. لاَمُ الأَمْرِ
Contoh:
لِيَدْخُلْ فِى الْمَسْجِدِ (Hendaklah ia masuk ke masjid)
لِيَدْخُلاَ فِى الْمَسْجِدِ (Hendaklah mereka berdua masuk ke masjid)
لِيَدْخُلُوْا فِى الْمَسْجِدِ (Hendaklah mereka semua masuk ke masjid)
5. لاَمُ التَّوْكِيْدِ
Contoh:
لَيَدْخُلُ فِى الْمَسْجِدِ (Sungguh ia akan masuk masjid)
لَيَدخُلاَنِ فِى الْمَسْجِدِ (Sungguh mereka berdua akan masuk masjid)
لَيَدْخُلُوْنَ فِى الْمَسْجِدِ (Sungguh mereka semua akan masuk masjid)
Dengarkan Kajian:
Klik Untuk DownloadDownload

http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-40-macam-macam-lam.html
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 20: Isim Mu'rob Dan Isim Mabni

 
1. Isim Mu’rob
Isim mu’rob adalah isim yang dapat berubah keadaan akhirnya disebabkan oleh adanya perbedaan letak (posisi) dalam suatu kalimat.
Contoh:
الْكِتَابُ جَدِيْدٌ (Buku itu baru)
قَرَأْتُ الكِتَاب (Aku membaca buku itu)
فِي الكِتَابِ قِِصَصٌ (Di dalam buku itu terdapat kisah-kisah)

1. Isim Marfu’
Isim marfu’ adalah isim yang biasanya pada keadaan akhirnya ditandai dengan harokat dhommah.
Contoh: مُحَمَّدٌ – أُسْتَاذٌ – طَالِبٌ
2. Isim Manshub
Isim manshub adalah isim yang biasanya pada keadaan akhirnya ditandai dengan harokat fathah.
Contoh: مُحَمَّدًا – أُسْتَاذًا – طَالِبًـا
3. Isim Majrur
Isim majrur adalah isim yang biasanya pada keadaan akhirnya ditandai dengan harokat kasroh.
Contoh: مُحَمَّدٍ – أُسْتَاذٍ – طَالِبٍ
Dengarkan Kajian:
Klik Untuk DownloadDownload
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 14: Tanda-Tanda Isim Muannats

 
Tanda-Tanda Isim Muannats Diantaranya:
1. Isim yang diakhiri dengan ta’ marbuthoh
Contoh:
مَدْرَسَةٌ (Sekolah)
قَلَنْسُوَةٌ (Peci)
مُدَرِّسَةٌ (Seorang pengajar perempuan)
مُسْلِمَةٌ (Perempuan muslimah)
2. Nama orang perempuan
Contoh:
مَرْيَمُ (Maryam)
زَيْنَب (Zainab)

3. Isim yang khusus untuk perempuan
Contoh:
أُمٌّ (Ibu)
مُرْضِعٌ (Orang yang menyusui)
4. Nama negara atau kota
Contoh:
إِنْدُوْنِيْسِيَا (Indonesia)
جُوْكْجَاكَرْتَا (Jogjakarta)
5. Nama anggota badan yang berpasangan
Contoh:
عَيْنٌ (Mata)
يَدٌ (Tangan)
6. Jamak taksir
Contoh:
كُتُبٌ (Buku-buku)
فِرَقٌ (Golongan-golongan)
Catatan:
Nama orang laki-laki, walaupun diakhiri dengan ta’ marbuthoh tetap dikatakan sebagai isim mudzakkar
Contoh :
أُسَامَةُ (Usamah)
مُعَاوِيَةُ (Mu’awiyah)
Dengarkan Kajian:
Klik Untuk DownloadDownload
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-14-tanda-tanda-isim-muannats.html
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 114: Contoh Penggunaan Huruf Jer

 
Contoh masing-masing penggunaan huruf jer:
1. مِنْ (Dari)
خَرَجْتُ مِنَ الْمَنْزِل (Aku keluar dari rumah)
هَذِهِ الصَّدَقَةُ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ (Shadaqah ini dari orang-orang yang berbuat baik)
2. إِلَى (Ke)
سَأَذْهَبُ إِلَى الْمَسْجِد (Aku akan pergi ke masjid)

3. عَنْ (Dari)
هَذَا الْحَدِيْثُ رُوِيَ عَنْ عَائِشَةَ (Hadits ini diriwayatkan dari Aisyah)
4. عَلَى (Di atas)
اَلْكِتَاُب عَلَى الْمَكْتَب (Buku itu berada di atas meja)
5. فِي (Di dalam)
نَحْنُ نَطْلُبُ الْعِلْمَ فِي الْمَسْجِد (Kami menuntut ilmu di dalam masjid)
6. رُبَّ (Betapa banyak / sedikit)
رُبَّ عَمَلٍ صَالِحٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ (Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar nilainya disebabkan oleh niat)
7. اَلْبَاءُ – بِ (Dengan)
كَتَبْتُ الدَّرْسَ بِالْقَلَم (Aku menulis pelajaran dengan pena)
8. اَلْكَافُ – كَ (Seperti)
عُمَرُ كَالأَسَدَ (Umar seperti singa)
9. اَللاَّمُ – لِ (Milik)
هَذَا الْكِتَابُ لِمُحَمَّدٍ (Kitab ini miliknya Muhammad)
10. حَتَّى (Sampai)
أَكَلْتُ السَّمَكَ حَتَّى رَأْسِه (Aku makan ikan sampai kepalanya)
11.  وَاوُ الْقَسَمِ (وَ)
وَاللهِ أَنَا مُسْلِمٌ (Demi Allah aku adalah seorang muslim)
12. تَاءُ الْقَسَمِ (تَ)
تَاللهِ أَنَا مُسْلِمٌ (Demi Allah aku adalah seorang muslim)
13, 14. مُنْذُ dan مُذْ (Sejak)
مَا رَأَيْتُهُ مُنْذُ الأُسْبُوْعِ الْمَاضِيَة (Aku tidak melihatnya semenjak seminggu yang lalu)
15, 16, 17. عَدَ ,خَلاَ dan حَاشَا (Selain / kecuali)
رَجَعَ الطُّلاَّبُ خَلاَ مُحَمَّدٍ (Para mahasiswa telah pulang kecuali Muhammad)
Klik Untuk DownloadDownload
 http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-114-contoh-penggunaan-huruf-jer.html
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 38: Adawatul Jazimah

 
2. Al-Adawatul Jazimah
Al-Adawatul Jazimah adalah alat-alat yang digunakan untuk menjazmkan fi’il
Macam-macam alat penjazm:
a. Alat penjazem yang menjazemkan satu fi’il
Kelompok penjazm satu fi’il
1. لَمْ
Contoh:
لَمْ يَحْضُرْ زَيْدٌ فِى التَعْلِيْم (Zaid tidak hadir dalam kajian)

2. لَمّا
Contoh:
لَمَّا يَحْضُرُوْا (mereka belum hadir)
3. أَلَمْ
Contoh:
أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللُّغَةَ الْعَرَبِيَّةَ مُفِيْدَةٌ ؟ (Apakah kamu tidak tahu bahwa bahasa arab itu sangat berfaedah?)
4. لاَمُ الأَمْر
Contoh:
لِيُكْرِمْ صَاحِبُ الْبَيْتِ ضَيْفَهُ (Hendaklah tuan rumah itu menghormati tamunya)
5. لاَ النَّاهِيَةُ
Contoh:
لاَ تَعْبُدُوا أَصْنَامًا (Janganlah kalian menyembah patung-patung!)
b. Alat penjazm yang menjazmkan dua fi’il
Kelompok penjazem dua fi’il
1. إِنْ
Contoh:
إِنْ تَجْتَهِدْ تَنْجَحْ (Jika engkau bersungguh-sungguh niscaya engkau akan sukses)
2. مَنْ
Contoh:
مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ (Barangsiapa yang menanam, ia akan menuai)
3. مَا
Contoh:
مَا تَعْمَلْ مِنْ عَمَلٍ يُكْتَبْ (Amalan apasaja yang engkau lakukan, niscaya ia akan dicatat)
4. مَهْما
Contoh:
مَهْمَا تَقْرَأْ مِنْ كِتَابٍ يَنْفَعْ (Buku apasaja yang engkau baca, tentulah ia akan bermanfaat)
5. مَتَى
Contoh:
مَتَى تَرْجِعْ أَرْجِعْ (Kapansaja engkau kembali, aku akan kembali)
6. أيَّانَ
Contoh:
أَيَّانَ يَذْهَبْ مُحَمَّدٌ أذْهَبْ (Kapansaja Muhammad pergi, saya akan pergi)
7. أَيْنَ
Contoh:
أَيْنَ تَهْرُبْ أَقْبِضْ (Kemana saja engkau melarikan diri, akan kutangkap)
8. حَيْثُمَا
Contoh:
حَيْثُمَا تَذْهَبْ أَتَّبِعْ (Kemana saja engkau pergi, aku akan ikut)
9. كَيْفَمَا
Contoh:
كَيفَمَا تَجْلِسْ أَجْلِسْ (Bagaimana saja  engkau duduk, begitulah aku akan duduk)
10. أَيٌّ
Contoh:
أَيُّ ءَايَةٍ تَقْرَأْ تُؤْجَرْ (Ayat apasaja yang engkau baca, engkau akan diberi pahala)
Dengarkan Kajian:
Klik Untuk DownloadDownload
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-38-adawatul-jazimah.html
Readmore...

Bahasa Arab Dasar 15: Isim Ma'rifat dan Nakirah

 
تَقْسِيْمُ الاِسْمِ بِالنَّظَرِ إِلَى تَعْيِيْنِهِ
(Pembagian Isim Ditinjau Dari Segi Kejelasannya)
1. Isim Nakiroh
Isim Nakiroh adalah isim yang belum jelas penunjukannya
Contoh:
مُسْلِمٌ (Seorang muslim)
كِتَابُ طَالِبٍ (Buku seorang mahasiswa)

2. Isim Ma’rifat
Isim Ma’rifat adalah isim yang sudah jelas penunjukannya
Contoh:
عُمَرُ (Umar)
كِتَابُ مُحَمَّدٍ (Buku Muhammad)
Macam-macam isim ma’rifat
1. Dhomir (kata ganti orang)
Contoh:
هُوَ – أَنْتَ – أَنَا
2. Isim Isyaroh (kata penunjuk)
Contoh:
هَذَا – ذَالِكَ
3. Isim Maushul (kata sambung)
Contoh:
اَلَّذِيْ- اَلَّذِيْنَ
4. ‘Alam (nama orang)
Contoh:
عُمَرُ  – مُحَمَّدٌ  – خَدِيْجَةُ
5. Isim yang ada alif dan lam
Contoh:
اَلْبَيْتُ -  اَلْمِصْبَاحُ  – اَلْمَسْجِدُ
6. Isim yang disandarkan pada isim ma’rifat yang lain
Contoh:
كِتَابُ مُحَمَّدٍ   -  صَاحِبُ البَيْتِ
Catatan:
1. Isim Nakiroh biasanya mempunyai harokat akhir yang bertanwin
Contoh:
مُسْلِمٌ – مِصْبَاحٌ
2. Nama orang walaupun bertanwin tetap dikatakan sebagai isim ma’rifat dan bukan sebagai isim nakiroh.
Contoh:
مُحَمَّدٌ – زَيْدٌ
3. Apabila suatu isim disandarkan pada isim nakiroh, maka dia adalah isim nakiroh. Namun apabila disandarkan pada isim ma’rifat, maka dia adalah juga sebagai isim ma’rifat.
Contoh:
كِتَابُ طَالِبٍ -  كِتَابُ مُحَمَّدٍ
Dengarkan Kajian:
Klik Untuk DownloadDownload
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-15-isim-marifat-nakirah.html
Readmore...
sunnah

blog copas